Cara memilih ban sepeda

Cara memilih ban sepeda

Cara memilih ban sepeda seringkali tidak terlalu dipikirkan oleh pemiliknya. Padahal penggunaan ban yang tepat bisa membantu sepeda melaju dengan ringan tanpa membuat pemiliknya mudah kewalahan. Terlebih lagi ban memiliki peran untuk berkenaan langsung dengan permukaan jalan atau tanah.

Tidak heran kalau pebalap sepeda selalu memperhatikan pemilihan ban yang tepat. Pemilihan ban sendiri juga didasarkan atas ukuran lebar dan juga alurnya. Pemilihan ban berdasarkan kriteria lainnya dapat Anda simak sebagai berikut.

Beberapa Cara Memilih Ban Sepeda

Pemilihan ban sepeda yang pertama akan kita bahas berkaitan dengan ukuran bannya. Kemudian dilanjutkan dengan lebar ban sepeda dan kriteria lainnya. Mari kita mulai saja pembahasannya langsung.

  1. Pemilihan Ban Berdasarkan Ukurannya

Setiap sepeda memiliki ukuran ban yang berbeda-beda baik dari segi diameter maupun lebarnya. Bagian diameter diukur dari jarak antara dua sisi terluar ban. Kalau bagian lebar ban diukur dari tapak ban dengan bagian dinding luar bannya.

Setiap sepeda yang dipakai untuk turun ke jalan maka digunakan suatu sistem bernama MTB. Sistem ini mendeskripsikan mengenai ukuran dari ban sepeda. Beberapa pertimbangan untuk memilih ukuran yang tepat adalah perlukah melajukan sepeda dengan cepat dan pentingkah memperhatikan stabilitasnya.

Seseorang yang berniat mengendarai sepeda dengan cepat umumnya akan mengaplikasikan ban berdiameter sedikit lebih besar. Sayangnya semakin besar dari diameter ban yang sesungguhnya akan membuat stabilitas sepeda berkurang. Berarti keseimbangan saat melajukan kendaraan berkurang dan potensi jatuh menjadi lebih besar.

Berlaku juga hal sebaliknya pada saat bannya semakin lebar maka stabilitas akan semakin besar. Pengendara sepeda akan aman dari yang namanya potensi kecelakaan bersepeda. Namun efek samping negatif adalah laju dari sepeda akan semakin lambat.

Laju sepeda yang lambat tentu sangat tidak diinginkan oleh pebalap sepeda. Mereka harus juga mempertimbangkan kecepatan untuk bisa menang. Jika Anda tidak perlu memperhatikan kemenangan atas suatu perlombaan maka keputusan apapun tidak masalah.

  1. Lebar Ban Sepeda

Kita juga akan memperbincangkan tentang memilih ban berdasarkan lebarnya. Diameter ban selalu berkaitan dengan ukuran pelek juga. Namun Anda bisa saja mengganti lebar ban ketika sudah mengganti ukuran pelek juga.

Anda harus memperhatikan style bersepeda apa yang dibutuhkan. Jika Anda lebih sering melajukan sepeda di jalanan yang mulus dan keras maka pilih saja ban yang tidak terlalu lebar. Anda dapat melaju kencang di jalan seperti itu tanpa harus takut oleng atau tergelincir.

Berbanding terbalik dengan orang yang sering melajukan sepeda di tempat yang berlubang dan banyak kerikil. Sangat kurang bijak kalau memaksakan pilih ban dengan lebar kurang dari standar umum sepeda Anda. Potensi jatuh dan mengalami cidera akan besar kalau memaksa pakai ban dengan lebar kurang dari standarnya.

Pada dasarnya menggunakan ban lebar dapat membantu proses kontak yang besar dengan jalan berlubang atau berkerikil tadi. Keunggulan lain dari menggunakan ban yang lebar adalah mampu melaju dengan aman di jalan berpasir. Cukup ban sedikit dikempeskan saja sehingga traksi menjadi lebih besar.

 

  1. Pemilihan Ban untuk Sepeda Gunung

Anda hendak mendaki gunung pakai sepeda. Setidaknya Anda harus paham kalau ban sepeda gunung sendiri sudah memiliki rancangan khusus. Mudah bagi sepeda gunung untuk melaju di medan off road karena punya alur yang menonjol dan meningkatkan daya cengkeram dengan tracknya.

Ban sepeda gunung sebagian besar didesain dengan ukuran 26″, 27,5″, 29″. Pemilihan ukuran pada ban sepeda gunung sangat bergantung pada medan yang hendak dilalui. Jenis pemilihan ban ini terdapat beberapa tips berikut:

  • Sepeda yang melintas antar negara biasa punya ban dalam berukuran 1,8″ hingga 2,2″.
  • TrailBike maupun All-mountain sudah dipasangi dengan ban dalam berukuran 2,25″ – 2,4″.
  • Sepeda downhill biasanya perlu daya cengkeram lebih besar karena bagian ban perlu menahan beban dengan lebih banyak sehingga perlu lebar 2,5″.
  • FatBike mengaplikasikan ban yang berukuran lebih lebar lagi yakni di kisaran 3,7″ sampai 5″.

Selain punya perbedaan dari segi lebar, ban sepeda gunung senantiasa punya pertimbangan dari aspek lainnya. Contohnya ban MTB yang berdesain khusus di part depan atau belakang saja. Rancangan yang dibuat tersebut dapat diartikan berdesain khusus sehingga menawarkan akselerasi yang terbaik dipakai untuk melaju di medan tertentu.

Ban dengan rancangan khusus ini seringkali dijual sepasang langsung antara ban depan dan belakang. Komposisi dari bannya juga khusus dan punya ketahanan tinggi atau awet dipakai jangka lama. Bahkan sebagian ban dibuat dari serat baja ganda guna menghindari tusukan pada saat melakukan downhill.

Anda yang sudah mengetahui fakta ini, sekarang sudah tidak boleh asal terjang naik gunung atau off-road pakai sembarang ban. Ingat keselamatan adalah hal yang utama sehingga perjalanan mendaki gunung dengan sepeda tidak dapat dianggap enteng. Seorang pengendara sepeda dapat mengalami cedera serius ketika penggunaan ban tidak sesuai.

Jadi itu tadi merupakan cara pemilihan ban yang tepat untuk sepeda. Pastikan Anda sudah menggunakan ban sepeda yang tepat agar bisa sesuai dengan tujuan mengendarai sepeda.


Leave a Reply

Your email address will not be published.